Selain tiga atlet muda tersebut, bonus juga diberikan kepada Rahmat Hidayat (asal Batam, Kepulauan Riau) dan M. Rayhan Nur Fadillah (Banjarmasin, Kalimantan Selatan) atas prestasi mereka menjuarai Kejurnas PBSI 2019 di sektor ganda putra. Kesuksesannya tersebut ia mendapatkan hadiah total Rp20 juta dari PB Djarum.
“Pemberian apresiasi ini bagus banget karena menjadi salah satu faktor menambah semangat kami para atlet muda untuk terus berprestasi dan tidak mudah puas atas apa yang sudah didapat. Saya juga berterima kasih kepada klub dan orangtua yang selalu memberi dukungan,” ujar Rahmat.
Tak hanya sektor ganda putra, atlet muda PB Djarum lainnya yakni Nandini Putri Arumni juga menorehkan prestasi di Kejurnas PBSI 2019. Dara kelahiran Blora, Jawa Tengah ini sukses menjadi juara di sektor tunggal taruna putri. Atas prestasinya, Nandini diguyur bonus oleh PB Djarum sebesar Rp15 juta.
"Penghargaan yang diberikan PB Djarum ini menambah motivasi saya untuk bisa meraih prestasi dan karier yang lebih baik lagi di dunia bulutangkis. Selain sebagai hadiah untuk kedua orangtua, pelatih dan orang-orang terdekat yang selalu mendukung saya, ini adalah prestasi yang membanggakan dalam hidup saya. Namun, saya tidak mau berpuas diri. Ke depannya saya akan berusaha menjadi salah satu tunggal putri yang membanggakan nama Indonesia. Ini juga sebagai pelecut semangat agar saya semakin baik lagi,” terang Andini.
Selain penghargaan kepada enam atlet muda PB Djarum tersebut, apresiasi juga diberikan kepada 38 atlet remaja dan taruna PB Djarum yang menjuarai turnamen nasional dan internasional dengan total hadiah lebih dari Rp44 juta.
Dalam seremoni penghargaan ini, juga dilakukan penandatanganan nota kesepahaman antara PP PBSI dengan perwakilan Pengprov PBSI dari delapan kota penyelenggara Djarum Sirkuit Nasional yakni DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Jambi, Kalimantan Tengah Sulawesi Selatan dan Bali.
Sekjen PP PBSI Achmad Budiharto menuturkan, bergulirnya Djarum Sirkuit Nasional merupakan langkah positif untuk menemukan atlet muda bertalenta yang bertujuan mencari calon juara dunia bagi Indonesia di masa mendatang.
“Tahun ini merupakan penyelenggaraan Djarum Sirnas yang ke-11, sudah satu dekade sejak digelarnya Djarum Sirnas pertama kali pada 2009 di Makassar. Semoga dengan terjalinnya kerjasama dengan Djarum Foundation semakin terbuka kesempatan bagi anak-anak kita untuk menjadi yang terdepan dalam dunia bulutangkis. Selain itu, juga sekaligus membantu usaha PBSI dalam memasalkan bulutangkis sebagai olahraga yang mengharumkan nama bangsa di pentas dunia,” ujar Achmad Budiharto.
Sementara itu, Yoppy Rosimin mengatakan melalui kerjasama ini diharapkan dapat meningkatkan ekosistem bulutangkis di Indonesia. “Kami berharap dengan kerjasama dalam Djarum Sirkuit Nasional ini dapat membantu PBSI dalam mencari atlet berkualitas dan juga membantu klub-klub bulutangkis di Tanah Air untuk meningkatkan kemampuan para atletnya sehingga kelak Indonesia memiliki stok atlet yang akan berbicara banyak di level internasional,” tandas Yoppy.
Data Penerima Penghargaan Atlet Berprestasi PB Djarum 2019:
Juara Atlet Remaja & Taruna PB Djarum Juara Turnamen Nasional & Internasional Sepanjang 2019 - Rp 44.440.000,00
Juara Tunggal Putri Kejurnas PBSI 2019 - Nandini Putri Arumni - Rp 15.000.000,00
Atlet Muda Berprestasi PB Djarum 2019 - Daniel Marthin, Leo Rolly Carnando dan Indah Cahya Sari Jamil - Rp 25.000.000,00
Juara Ganda Putra Kejurnas PBSI 2019 - Rahmat Hidayat/ M. Rayhan Nur Fadillah - Rp 20.000.000,00
Total: Rp 104.440.000,00
(Ramdani Bur)