“Ia memanfaatkan bakatnya sebaik-baiknya. Ia memiliki kontrak yang sangat baik. Ia adalah pembalap tim pabrikan Suzuki, ia memenangkan balapan Moto2 dan memenangkan balapan MotoGP dengan Ducati. Anda tidak dapat menyalahkannya karena ia bukan pembalap baik,” tambahnya.
“Tapi ada pertanyaan tentang apa yang masih ingin ia lakukan dengan hidupnya. Jika Iannone hanya senang berada di Instagram, maka kita harus menerimanya, suka atau tidak,” pungkas pria berpaspor Jerman tersebut.
(Andika Pratama)