ROMA – Dalam tiga musim terakhir, pembalap Mission Winnow Ducati, Andrea Dovizioso, selalu finis sebagai runner-up Kejuaraan Dunia MotoGP. Meski Dovizioso mengaku kecewa karena selalu gagal meraih gelar juara, namun ia mengungkapkan bahwa bisa tampil di MotoGP saja sudah menjadi hal yang besar baginya.
Dovizioso menceritakan bahwa sejak kecil ia sudah tertarik dengan dunia balap motor grand prix. Ketika itu, ia melihat deretan pembalap muda berbakat seperti Loris Capirossi, Marco Melandri, dan tentunya Valentino Rossi. Dovizioso tidak memungkiri kalau ketika itu ia ingin bisa tampil hebat seperti para pembalap tersebut.
Baca juga: Tardozzi Percaya Dovizioso Masih Jadi Lawan Berat Marquez di MotoGP 2020
Kendati demikian, Dovizioso tidak pernah berpikiran kalau ia bakal tampil di kelas premier kejuaraan dunia balap motor grand prix. Pasalnya, Dovizioso merasa kalau dirinya hanyalah orang biasa dan impian untuk tampil di Kejuaraan Dunia MotoGP terlalu besar untuknya.
"Saya tidak akan pernah berpikir suatu hari mencapai Kejuaraan Dunia. Bagi saya itu terasa terlalu besar, bahkan pada tahun-tahun itu. Ada Capirossi, Melandri, dan Valentino yang tiba di Kejuaraan Dunia dengan usia masih sangat muda, tetapi saya tidak terlalu memikirkannya," ujar Dovizioso, melansir dari Tutto Motori Web, Minggu (29/12/2019).