GUANGZHOU – Ganda campuran Indonesia, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti, mengaku akan segera melakukan evaluasi diri setelah mengalami kegagalan di BWF World Tour Finals 2019. Tak meraih kemenangan pun di tiga laga yang dijalani, Praveen/Melati harus puas menempati posisi buncit Grup B.
Pada laga terakhir, Praveen/Melati menyerah dari wakil tuan rumah Zheng Siwei/Huang Yaqiong dengan skor 8-21, 21-15, dan 20-22. Sementara di dua pertandingan sebelumnya, mereka menyerah dari rekannya, Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja dan Yuta Watanabe/Arisa Higashino asal Jepang.
Praveen/Melati mengaku akan mencoba memperbaiki berbagai kekurangan yang menjadi penyebab kegagalan mereka di BWF World Tour Finals 2019. Meski ini menjadi turnamen akhir tahun, tetapi Praveen/Melati tak ingin bersantai-santai.
Baca juga Praveen/Melati Kalah Dramatis, Langkah Hafiz/Gloria ke Semifinal Terjegal
Pasalnya musim 2020 sudah ada di depan mata dan Olimpiade Tokyo di Jepang akan menjadi fokus mereka pada tahun depan. Karena itu, setelah pulang dengan tangan kosong dari BWF World Tour Finals 2019, Praveen/Melati akan segera berbenah.