"Dovizioso adalah pembalap favorit saya. Itu tak perlu diragukan lagi. Kami hanya berbicara tentang Marquez, Vinales, atau Rossi, tetapi apa yang dilakukan Dovizioso mengesankan. Sejak 2017, dia selalu menjadi yang kedua di kejuaraan dunia. Ketika Andrea bergabung dengan Ducati, motornya tidak cepat, tetapi dia memperbaikinya,” ujar Espargaro, sebagaimana dikutip dari Tutto Motori Web, Kamis (12/12/2019).
“Dovizioso selalu memiliki rekan setim yang cepat, seperti Iannone, Lorenzo, dan Petrucci. Tetapi, mereka tidak pernah berhasil mengalahkannya di tikungan sepanjang musim. Masalahnya adalah dia bertabrakan dengan pembalap terkuat dalam sejarah, jadi tempat kedua hampir seperti gelar,” tukasnya.
(Ramdani Bur)