JEREZ – Hujan deras mengganggu jalannya Tes Pramusim MotoGP 2020 di Sirkuit Jerez, Spanyol, pada Selasa 26 November 2019 siang waktu setempat. Akibatnya, para pembalap tidak bisa melahap jumlah putaran yang tinggi sehingga Cal Crutchlow mengeluh.
Pembalap Tim LCR Honda itu hanya bisa 14 kali mengitari Sirkuit Angel Nieto Jerez di Jerez de la Fronterra sehingga kurang maksimal. Padahal, sehari sebelumnya atau Senin 25 November, Cal Crutchlow bisa melahap hingga 66 putaran dengan motor RC213V.
Baca juga: Crutchlow Putuskan Tunda Operasi Cabut Pelat di Kakinya
Terang saja, pembalap berusia 34 tahun itu kecewa berat karena tidak bisa menyumbang informasi berharga dalam pengembangan motor RC213V edisi 2020. Ia berharap, sepanjang jeda musim dingin dapat bekerja keras dengan para teknisi guna membangun motor yang kompetitif musim depan.
“Cuaca tidak fantastis. Pada tes normal, kami bisa berkendara hingga 100 putaran per hari. Pada hari kedua ini, sayangnya kami tidak bisa mengumpulkan informasi berharga untuk meningkatkan proyek 2020,” ucap Cal Crutchlow, dilansir dari Speedweek, Kamis (28/11/2019).
“Sangat disayangkan cuaca tidak terlalu mendukung. Akan tetapi, kami akan bekerja keras sepanjang musim dingin bersama para teknisi di pabrik untuk memastikan kami mendapat paket terbaik di musim depan,” imbuh ayah dari satu orang puteri itu.
Terbatasnya waktu tes itu membuat Cal Crutchlow hanya bisa mencatatkan satu putaran tercepat 1 menit 38,764 detik dan bercokol di peringkat 13 pada hari kedua. Sementara dari catatan waktu kombinasi, pembalap bernomor motor 35 itu hanya menempati urutan 10 dengan waktu terbaik 1 menit 38,253 detik yang dicetak pada hari pertama.
(Fetra Hariandja)