PHILIP ISLAND – Pembalap Tim Pramac Ducati, Jack Miller, memberikan komentar soal keberhasilannya meraih podium ketiga di MotoGP musim 2019 seri Australia. Miller mengaku terpacu setelah melihat performa yang ditunjukkan sang tandem, Francesco Bagnaia, dalam balapan tersebut.
Sebagaimana diketahui, Miller memang mampu meraih hasil cukup menjanjikan ketika mengaspal di Sirkuit Philip Island pada akhir pekan kemarin. Hasil positif tersebut memang sedikit mengejutkan, mengingat Miller memulai balapan dari posisi ke-9.
Akan tetapi Miller mampu menunjukkan performa yang cukup impresif selama menjalani balapan di MotoGP Australia 2019. Satu per satu para pesaing berhasil dilewati Miller, yang mana membuatnya menghuni urutan keempat beberapa lap jelang finis.
Baca Juga: Bahagianya Miller Bisa Puaskan para Petinggi Ducati di MotoGP Australia 2019
Miller pun dinaungi keberuntungan jelang balapan MotoGP Australia 2019 berakhir. Ya, Maverick Vinales yang menempati posisi pertama, justru mengalami crash di lap terakhir. Situasi tersebut membuat posisi Miller pun otomatis naik satu peringkat ke urutan ketiga.
Miller mampu mempertahankan posisinya hingga bendera finis dikibarkan. Podium ini pun menjadi yang keempat kalinya di MotoGP 2019 bagi Miller, sebelumnya ia juga sempat merasakan berada di podium kala mengaspal di MotoGP Amerika Serikat, Republik Ceko, serta Aragon.
Pembalap berkebangsaan Australia tersebut pun tidak menampik ada peran Bagnaia di balik keberhasilannya tersebut. Ya, penampilan menjanjikan yang juga ditunjukkan Bagnaia membuat Miller termotivasi untuk tampil lebih baik lagi dibandingkan sang tandem.
“Dovi berada di depan saya, dan saya berpikir bahwa kami bisa terus melaju hingga balapan usai. Akan tetapi menjelang 10 lap terakhir, Pecco datang dan ia sangat berapi-api,” ungkap Miller, seperti dilaporkan oleh Motorsport Total, Senin (28/10/2019).
Baca Juga: Miller: Saya Beruntung Bisa Raih Podium di MotoGP Australia 2019
“Pecco adalah motivasi ekstra, karena ia tandem saya, lebih muda, dan berstatus debutan, apalagi ini di Phillip Island. Saya pikir ia akan tertinggal lagi, tapi ia justru bertarung di depan dan mendorong ritme balap kami. Saya pun berhasil menyalipnya dan Dovi di akhir balapan,” tutupnya.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)