“Ada dua momen penting tahun ini. Pertama di Jerez, setelah kesalahan di Austin (Amerika Serikat), ketika kami berhasil menang dengan cara yang seharusnya terjadi di Austin. Memang hanya 25 poin, tetapi itu cara terbaik menunjukkan kepada rival, kepercayaan diri, keinginan, dan mentalitas tetap sama,” ucap Marc Marquez dalam sebuah acara di Madrid, Spanyol, dinukil dari laman resmi Honda Racing Corporation, Kamis (10/10/2019).
“Momen yang lainnya terjadi di Barcelona. Kami memenangi balapan dan beberapa rival tidak mencetak angka. Sangat disayangkan karena itu bukan kesalahan mereka sendiri, tetapi momen itu menjadi titik balik dari kejuaraan,” sambung pembalap berusia 26 tahun itu.
Insiden kecelakaan di Barcelona juga diakui oleh Andrea Dovizioso sebagai titik balik. Pembalap asal Italia itu terjatuh sehingga gagal finis setelah ditabrak Jorge Lorenzo yang ironisnya adalah rekan setim dari Marc Marquez.
(Fetra Hariandja)