Marquez bahkan tak terlalu maksimal dalam mempersiapkan diri menyambut musim ini. Akan tetapi, segala kendala itu tak membuat performa Marquez jeblok musim ini. Sebaliknya Marquez tampil perkasa dengan mengoleksi 14 podium dari 15 balapan yang sembilan di antaranya berbuah kemenangan. Rentetan hasil positif itu membuat Marquez pantas menjadi juara dunia MotoGP 2019.
“Jelas bahwa dalam kehidupan seorang atlet ada masa-masa sulit dan indah seperti ini. Situasi rumit adalah apa yang membuat Anda kuat dan musim dingin ini adalah salah satu yang paling sulit dalam karier saya karena tidak bisa melakukan apa yang paling saya sukai di dunia yakni mengendarai motor,” ujar Marquez, seperti yang dilansir dari laman resmi Honda, Rabu (9/10/2019).
“Saya tidak bisa berlatih karena harus operasi tetapi saya mengatasinya dengan bantuan semua orang yang memberikan dukungan. Saya tiba di balapan pertama mungkin dalam kondisi tidak sepenuhnya fit tetapi dengan mengakhirinya dengan cara terbaik (finis di posisi dua). Anda selalu berpikir bahwa semua pekerjaan itu harus mendapat imbalan. Begitu Anda mulai dan Anda melihat hasilnya, itu memberi Anda lebih banyak kekuatan,” pungkasnya.
(Andika Pratama)