MADRID – Pesta perayaan gelar juara kedelapan Marc Marquez di semua kelas, sudah digelar bersama segenap Tim Repsol Honda di Bangkok, Thailand, pada Minggu 6 Oktober 2019 malam WIB. Pembalap berusia 26 tahun itu mengakui, perayaan dilakukan cukup besar-besaran saat berada di Bangkok.
Seperti diketahui, Marc Marquez memastikan diri sebagai juara dunia MotoGP 2019 setelah memenangi seri Thailand. Koleksi poinnya (325) sudah tidak lagi bisa dikejar saingan terberat, Andrea Dovizioso, yang terpaut 110 angka di posisi dua dengan empat seri tersisa.
Baca juga: Agostini Ingatkan Rossi soal Ancaman Marquez yang Masih Berlanjut
Perayaan besar-besaran lantas dihelat pada Minggu 6 Oktober 2019 malam WIB di Bangkok sebelum seluruh tim pulang ke Spanyol. Marc Marquez mengatakan, pesta besar-besaran digelar karena tidak tahu kapan mimpi menjadi juara dunia akan berakhir.
“Pesta berjalan baik, saya masih harus memulihkan suara! Kami merayakannya sebagaimana pantasnya untuk dirayakan karena ini gelar juara dunia. Anda tidak pernah tahu kapan mimpi ini berakhir, jadi harus dirayakan dengan sebesar-besarnya,” papar Marc Marquez, dikutip dari Crash, Rabu (9/10/2019).
“Kami menghabiskan malam di Bangkok dan bersenang-senang dengan segenap tim. Saya tidak akan membocorkan seperti apa, tetapi kami menari, berteriak, dan berpesta. Kali ini tidak ada karaoke, tetapi memang tidak terlalu penting,” imbuh pria berusia 26 tahun itu.
Kepastian meraih gelar juara kali ini memang lebih cepat dari perkiraan. Sebab, Marc Marquez biasanya paling cepat memastikan gelar juara dunia ketika mengaspal di seri Jepang atau ketika menyisakan tiga balapan lagi.
(Fetra Hariandja)