BOLOGNA – Pembalap Mission Winnow Ducati, Andrea Dovizioso, menilai Marc Marquez (Repsol Honda) belum menemui tandingannya di MotoGP. Dovizioso sudah melihat kekuatan Marquez sejak pembalap Honda itu naik kelas ke MotoGP pada musim 2013.
Marquez memang terlalu tangguh bagi para pembalap saat ini. Ketangguhan Marquez sudah terlihat sejak musim perdananya yang mampu diakhiri dengan gelar juara. Kedigdayaan itu kemudian dilanjutkan Marquez pada dua musim berikutnya.
Pada musim 2016, Marquez kalah dari rekan setimnya sekarang Jorge Lorenzo dalam perebutan gelar juara. Lorenzo waktu itu jadi juara dengan panji Yamaha. Kendati demikian, setelah itu laju Marquez tak terhentikan dengan menyegel empat gelar juara secara beruntun termasuk tahun ini.
BACA JUGA: Quartararo Masih Kesulitan Kalahkan Marquez, Agostini Bicara Pengalaman
Patut digarisbawahi, penampilan Marquez amatlah konsisten pada musim ini. The Baby Alien –julukan Marquez– sudah berlaga dalam 15 balapan dengan torehan sembilan kemenangan dan lima podium kedua. Kemenangan terakhir Marquez membuatnya memastikan gelar juara.
Marquez menjadi juara dengan menyegel posisi pertama pada MotoGP Thailand 2019 yang berlangsung di Sirkuit Buriram, Minggu 6 Oktober 2019. Secara keseluruhan, Marquez telah mengoleksi enam gelar juara MotoGP. Hal itu diraih Marquez pada usia 26 tahun sehingga bukan tidak mungkin koleksi gelar juaranya akan bertambah. Kendati demikian, Dovizioso menegaskan dirinya dan Ducati akan berusaha untuk mengalahkan Marquez.
“Sulit untuk mengalahkan Marc (Marquez). Untuk semua orang. Anda dapat melihat dari tahun pertama dia berada di MotoGP, dia sangat kuat, dan terlepas dari kecepatannya, dia sangat cerdas. Tahun demi tahun, dia memahami batasnya dan menjadi lebih baik dan lebih baik. Jadi, ini sangat sulit, tetapi itu bukan tidak mungkin dan kami bekerja untuk itu,” ujar Dovizioso, seperti yang dikutip dari Autosport, Rabu (9/10/2019).
(Fetra Hariandja)