Leclerc Ceritakan Perasaannya saat Pimpin Balapan di F1 GP Belgia 2019

Rivan Nasri Rachman, Jurnalis
Selasa 03 September 2019 08:08 WIB
Pembalap Scuderia Ferrari, Charles Leclerc. (Foto: Twitter Ferrari)
Share :

STAVELOT – Pembalap Tim Scuderia Ferrari, Charles Leclerc, akhirnya bisa juga merasakan kemenangan pertamanya di ajang balapan Formula One (F1). Kemenangan pertama Leclerc sekaligus Ferrari di musim ini itu diraih saat tampil di Grand Prix (GP) Belgia 2019 pada Minggu 1 September 2019 kemarin.

Leclerc mampu mengalahkan dua pembalap Mercedes AMG Petronas, yakni Lewis Hamilton yang finis di urutan kedua dan Valtteri Bottas yang berada di podium ketiga. Leclerc juga mampu tampil lebih baik dari rekan setimnya, Sebastian Vettel, yang harus puas mengakhiri balapan di peringkat keempat.

Baca Juga: Ferrari Akui Tidak Mudah Meminta Vettel Mengalah untuk Leclerc

Akan tetapi, kemenangan itu diakui Leclerc sulit untuk diraih. Sebab ia merasakan tekanan yang begitu kuat dari Hamilton yang terus membayangi dirinya di sepanjang balapan. Apalagi jarak mereka saat finis hanya terpaut 0,981 detik saja.

Beruntung, Leclerc mengaku telah belajar banyak dari F1 GP Austria 2019, di mana kala itu ia yang seharusnya bisa menang justru harus finis kedua lantaran gagal mempertahankan posisi terdepan dari Max Verstappen (Red Bull Racing). Dari kejadian itu, Leclerc mengaku sudah belajar dan semakin memahami apa yang harus dilakukan saat sedang memimpin jalannya balapan.

Hal itulah yang pada akhirnya membantu Leclerc meraih kemenangan di F1 GP Belgia 2019. Ia yang memimpin balapan tahu tidak boleh melakukan kesalahan sedikit pun, karena jika ia melakukan hal tersebut, maka Hamilton yang berada di belakangnya bakal langsung menyalipnya.

“Saya sudah tidak terlalu gugup. Saya sudah mulai terbiasa dengan situasi di mana saya berada di urutan pertama dan sedang dikejar oleh pembalap lain yang lebih cepat. Saya tahu situasi itu seperti dengan Hamilton kemarin,” terang Leclerc, mengutip dari Motorsport, Selasa (3/9/2019).

“Pada saat dikejar Hamilton, saya tahu saya tidak boleh melakukan kesalahan sedikit pun karena dia bisa mengambil kesempatan itu. Tetapi, terlepas dari lap terakhir, kami sebenarnya tidak terlalu berdekatan dan membuatnya mencoba sesuatu (seperti untuk menyalip),” tutupnya.

(Rivan Nasri Rachman)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Sports lainnya