DUNIA balap mobil dikejutkan dengan kabar meninggalnya Anthoine Hubert pada sprint race Formula 2 (F2) GP Belgia 2019 di Sirkuit Spa-Franchorchamps, Sabtu 31 Agustus malam WIB. Pembalap berkebangsaan Prancis itu tewas setelah mengalami kecelakaan fatal di ujung tikungan Radillon.
Anthoine Hubert menjadi pembalap kedua dalam kurun waktu 10 tahun terakhir yang meninggal dunia akibat kecelakaan pada ajang balap single seater formula. Sebelumnya, Jules Bianchi tutup usia pada Juli 2015, setelah koma selama sembilan bulan akibat kecelakaan di Formula One (F1) GP Jepang 2014.
Baca juga: Kronologi Kecelakaan yang Tewaskan Pembalap F2 Anthoine Hubert di GP Belgia 2019
Kepergian Anthoine Hubert menyisakan duka mendalam bagi seluruh penikmat motorsport. Sebab, usianya masih sangat muda, yakni 22 tahun. Ia juga sedang merintis jalan untuk naik ke kasta teratas balap single seater yakni F1 setelah menjadi juara dunia GP3 pada 2018.
Bakat pembalap kelahiran Lyon itu mulai terendus oleh tim ART saat mengaspal di Formula 3 Eropa. Anthoine Hubert lantas direkrut sebagai pembalap ART GP pada 2016-2018 untuk berlomba di GP3. Keputusan itu tidak sia-sia karena Anthoine Hubert mampu menjadi juara dunia GP3 2018 menyisihkan Mick Schumacher, putra dari legenda F1 Michael Schumacher.