“Gelar juara saya harus kembali. Saya ingin momen penebusan. Dia sama sekali tidak melawan hingga akhirnya berada dalam posisi dominan. Saya salah saat itu. Satu-satunya alasan mengapa dia bisa dominan adalah karena saya menganggap remeh ketika dirinya berlari keliling ring,” ujar Conor McGregor, melansir dari Russia Today, Sabtu (24/8/2019).
“Saya seperti kehilangan akal selama beberapa detik, dia mendapat keberuntungan. Walau dia sempat mendapat keberuntungan, saya berhasil bangkit,” imbuh petarung berjuluk The Notorious tersebut.
Keinginan McGregor tersebut bisa saja hanya bertepuk sebelah tangan. Sebab, Khabib Nurmagomedov beberapa waktu lalu mengungkap syarat untuk rematch, yaitu Conor McGregor harus merebut sabuk gelar juara dahulu lewat pertarungan dengan atlet lainnya.
(Fetra Hariandja)