Sayangnya, Morbidelli saat itu berada di dekat Zarco dan mendapatkan dampak dari rasa frustrasi dari rider berusia 29 tahun tersebut. Namun, sejak awal Morbidelli sudah tahu Zarco memang tipe pembalap yang seperti itu, membalap dengan cara yang cukup liar. Ia hanya apes saja karena terkena momen ketika Zarco sedang mengeluarkan gaya balapan liarnya.
“Saya jelas memahami di (Zarco) sedang sangat frustrasi, karena dia mengalami awal balapan yang buruk. Dia kehilangan posisi dan melakukan gerakan yang berdasarkan rasa frustrasinya itu,” terang Morbidelli, dikutip dari Autosport, Rabu (7/8/2019).
“Sayangnya saya berada di sana (ketika Zarco melakukan gaya balapan liarnya). Seperti yang sudah saya katakan, kami semua tahu Johann bukanlah pembalap yang balapan dengan bersih atau paling anggun. Jadi saya tidak terlalu ingin banyak mengeluh, itulah balapan,” tukasnya.
(Rivan Nasri Rachman)