“Saya sudah menonton Marc Marquez selama bertahun-tahun, salah satu kekuatan dan kemampuannya adalah beradaptasi di berbagai situasi. Ini kualitas yang positif dan inventif sehingga membuat perbedaan. Kondisi di sirkuit terus berubah, seperti tingkat grip dan situasi balapan. Marquez tidak memiliki kelemahan ketika segala sesuatunya berubah, itu memengaruhi dirinya lebih sedikit daripada yang lain,” ujar Spencer, sebagaimana dikutip dari Speedweek, Sabtu (27/7/2019).
"Ketika saya masih muda, saya berputar dengan cepat. Saya selalu bisa beradaptasi dengan situasi, memahaminya, dan mengambil keuntungan dari situ. Seringkali sebuah trek benar-benar berbeda dalam lomba daripada di pelatihan tiga jam sebelumnya. Anda dapat menggunakan seluruh rute, dalam perlombaan Anda harus membalap dalam kelompok. Marquez bisa beradaptasi. Saya perhatikan itu ketika saya melihatnya membalap untuk pertama kalinya,” tukasnya.
(Djanti Virantika)