“Ini tahap demi tahap. Maksud saya, langkah besar pertama adalah pada 2017, ketika kami mengidentifikasi apa yang tidak benar. Setelah itu, kami bekerja sepanjang musim pada berbagai tindakan pencegahan, karena kami tidak dapat mengubah ini (pembekuan pengambangan mesin),” ujar Guintoli, melansir dari laman Motorsport, Minggu (21/7/2019).
“Jadi kami bekerja pada tindakan pencegahan untuk mencoba agar kompetitif jelang akhir tahun, yang kami mulai di Phillip Island, Valencia, itu adalah akhir 2017,” tambahnya.
“Kemudian pada 2018 motor langsung lebih baik. Semua pekerjaan telah dilakukan pada bagian kedua tahun ini untuk mengatasi masalah itu, yang menjadi sangat berguna, dan motor terlahir lebih baik. Jadi, semua ini berhasil, walau kadang-kadang kesulitan. Anda lebih kuat ketika kesulitan berkurang. Dan semua pengalaman yang akan saya katakan adalah membuahkan hasil, pada akhir tahun lalu, dan kemudian tahun ini,” tandasnya.
(Fetra Hariandja)