Meski begitu, Dovizioso sendiri menyadari betul bahwa untuk mewujudkan rencana tersebut bukanlah hal mudah. Terlebih, DesmoDovi –julukan Dovizioso– sangat mengenal kualitas Marquez sebagai salah satu pembalap papan atas di MotoGP saat ini.
“Hal terburuk dalam situasi ini adalah Marc cerdas, dan seperti tahun lalu, biasanya balapan untuk posisi kedua di kejuaraan dunia. Jadi, dia mungkin tidak akan pada limit seperti sekarang dan harus menekan 100% setiap waktu,” ucap Dovizioso, seperti disadur dari GPOne, Kamis (20/6/2019).
“Itu buruk, karena inilah (Marquez pada limit) yang kami inginkan musim ini. Dan sebelum balapan ini, kami berada di sana untuk menempatkannya pada limit, semua orang dapat membuat kesalahan. Tapi begitulah adanya,” tutup pembalap asal Italia tersebut.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)