MUGELLO – Pembalap Mission Winnow Ducati, Andrea Dovizioso, mengaku tidak banyak pelajaran yang bisa dibawa dari uji coba mobil Audi RS5 DTM (Deutsche Tourenwagen Masters) yang dilakukannya pekan lalu di Sirkuit Misano, San Marino. Namun, ia cukup senang dapat melakukan hal berbeda.
Uji coba yang dilakukan Andrea Dovizioso pekan lalu adalah persiapan akhir menyambut balapan DTM pada 8-9 Juni 2019 di Sirkuit Misano, San Marino, bersama tim Audi WRT Racing. Ia akan menggantikan Pietro Fittipaldi yang harus mengikuti kegiatan Tim Haas F1 di GP Kanada 2019.
Direktur Olahraga Ducati Corse, Paolo Ciabatti, mendukung penuh langkah Andrea Dovizioso mencicipi balapan DTM. Ia justru senang karena pembalap berusia 33 tahun itu tidak mengikuti ajang balapan penuh risiko seperti halnya berlatih dengan motocross, kegemaran Dovizioso.
(Baca juga: Dovizioso Yakin DTM Tidak Ganggu Fokusnya di MotoGP)
Pembalap asal Forlimpopoli itu juga cukup senang bisa mencoba hal-hal baru di usia yang tak lagi muda. Namun, tidak ada pelajaran berguna yang bisa dibawa dari pengalaman mengaspal dengan mobil Audi RS5 ke MotoGP.
“Sangat mustahil tentu membawa sesuatu dari mobil ke MotoGP karena dunia yang sangat berbeda. Akan tetapi, buat saya sangat penting untuk dapat mencoba dan belajar hal berbeda di usia sekarang, meski tidak ada korelasinya dengan motor,” tutur Andrea Dovizioso, mengutip dari Crash, Minggu (2/6/2019).
“Tes tersebut adalah tes yang sesungguhnya buat saya. Beruntung saya dibantu oleh banyak teknisi sehingga bisa belajar banyak hal dalam waktu singkat,” imbuh runner-up MotoGP 2018 tersebut.
Andrea Dovizioso memastikan fokusnya tidak akan terbelah dengan mengaspal di DTM. Sekadar informasi, balapan di Misano tersebut berlangsung di sela-sela Grand Prix Italia 2019 akhir pekan ini dengan seri Catalunya pada 16 Juni 2019.
(Fetra Hariandja)