JEREZ – Pembalap Repsol Honda, Jorge Lorenzo, tidak memungkiri kalau hingga saat ini ia masih belum bisa menguasai motor balap timnya, RC213V. Bagaimana tidak, pasalnya dari empat seri balapan yang telah dihelat musim ini, Lorenzo belum pernah sekalipun finis di posisi 10 besar. Kini, ia pun menjelaskan masalah yang dihadapinya.
Lorenzo menjelaskan bahwa ia seringkali mengalami kesulitan saat memasuki tikungan. Menurutnya, motor balap yang dikemudikannya mentransfer terlalu banyak beban pada ban. Hal itu, tak ayal membuat Lorenzo kesulitan dalam mengontrol motor, hingga akhirnya melambat.
(Baca juga: Petrucci: Marquez dan Rins Masalah Besar di MotoGP 2019)
Karena belum terbiasa dengan RC213V, maka bisa dilihat hasil yang didapat Lorenzo pun tidak sebagus pembalap Honda lainnya, seperti Marc Marquez, Cal Crutchlow, dan Takaaki Nakagami. Saat ini, Lorenzo menempati posisi ke-14 klasemen pembalap MotoGP dengan raihan 11 poin.
“Saya memiliki masalah terutama di tikungan ketika masuk. Saya masih tidak memiliki dukungan, motor terlalu banyak memindahkan beban ke ban depan. Sulit bagi saya untuk menemukan begitu banyak energi di lengan saya. Kami perlu mencari solusi untuk masalah ini. Kami kekurangan sesuatu yang kami tidak tahu,” beber Lorenzo, melansir dari Speedweek, Selasa (7/5/2019).
“Dan yang pasti juga dengan sasis atau engine brake, yang menyebabkan ketidakpastian pada tikungan masuk. Akibatnya, saya kehilangan banyak waktu dibandingkan dengan Crutchlow, Nakagami, dan tentu saja Marc. Jika kami tidak menyelesaikannya, kami tidak akan menjadi lebih cepat,” lanjut Lorenzo.
(Fetra Hariandja)