Selain itu, kepercayaan diri juga didukung dengan RC213V yang ia gunakan pada musim ini. Meski menggunakan motor musim lalu, tetapi Nakagami merasakan ada sesuatu yang lebih baik. Hal itu terbukti dengan pencapainnya yang positif pada awal musim ini.
“Mesinnya memiliki tenaga lebih, seperti yang Anda lihat pada kecepatan tertinggi, yang lebih baik dari tahun lalu. Itu tidak membuat perbedaan besar pada sasis,” tambah pembalap berusia 27 tahun tersebut.
Pada tiga seri balapan yang sudah dilakoni, Nakagami selalu tampil konsisten dengan finis di posisi 10 besar. Pencapaian tertingginya diraih di MotoGP Argentina dengan finis di tempat ketujuh. Kini dengan 22 poin dari tiga seri balapan, rekan setim Cal Crutchlow itu menempatkan diri di posisi ketujuh klasemen sementara pembalap MotoGP 2019.
(Bagas Abdiel)