Pujian juga diberikan Pernat kepada Rins. Dengan bernaung di tim yang tak sebesar dan sekuat Yamaha atau Honda, penampilan Rins dianggap benar-benar fantastis. Ia pun yakin masa depan yang cerah bakal diraih pembalap asal Spanyol itu karena bakatnya yang gemilang.
“Valentino (Rossi) hebat. Seharusnya itu menjadi sirkuitnya, tetapi dia bertemu dengan Alex Rins yang sama hebatnya. Tetapi, Rossi sekali lagi membuktikan bahwa dia nomor 1 di Yamaha. Sayangnya, dia membuat kesalahan pada akhirnya. Itu sama sekali bukan seperti Rossi. Dia mungkin harus menunggu sedikit lebih lama. Tapi, dia adalah dan tetap menjadi binatang buas dan itu juga berlaku untuk Alex Rins,” ujar Pernat, sebagaimana dikutip dari Speedweek, Sabtu (20/4/2019).
"Bahkan, jika dia harus melangkah lebih jauh ke belakang, Anda dapat mengatakan Rins selalu dapat bersaing dengan yang terkuat dalam lomba. Dengan tim yang memiliki anggaran lebih sedikit daripada Honda dan Yamaha, ia telah mengambil langkah maju yang penting dan juga telah berkembang secara mental. Dia juga mendapat manfaat dari pengalaman seorang Davide Brivio. Suzuki telah kembali ke kekuatan lamanya,” tukasnya.
(Djanti Virantika)