“Puji Tuhan bisa menyelesaikan pertandingan ini dengan baik. Pastinya senang bisa menang hari ini, bisa masuk ke final. Apalagi hari ini bertemu lawan yang bagus juga. Jadi senang bisa menang,” tutur Anthony Sinisuka Ginting, mengutip dari laman PBSI, Sabtu (13/4/2019).
Salah satu kunci kemenangan pria berusia 22 tahun itu adalah mengubah tempo permainan ketika tertinggal. Anthony berani mengubah pukulan sehingga sukses merebut gim pertama. Sementara di gim ketiga, ia berusaha tancap gas agar tidak kehilangan momentum saat perpindahan lapangan usai interval.
“Gim pertama saya terlalu banyak mengangkat bola sehingga lawan lebih enak. Ketika menyusul saya ubah tempo mainnya. Gim kedua juga sebenarnya ketat tapi di poin-poin menentukan saya kurang bisa menggunakan cara main yang tepat. Di gim ketiga saya berpikir sebelum interval sebisa mungkin ambil poin yang banyak,” tukas Anthony Ginting.
(Fetra Hariandja)