“Di Leclerc, saya pikir kami melihat seorang juara muda dan juga kampiun dalam mengatur emosi. Pria tercepat dan mesin tercepat. Dia (Leclerc) mendapatkan sisi kejam dari balapan dan itu adalah kekayaan kami miliki (sebagai penikmat F1),” ujar Wolff, seperti yang dikutip dari F1i, Minggu (7/4/2019).
“Sangat, sangat mengesankan. Dia memiliki kepribadian yang baik. Dia adalah seorang pemuda yang rendah hati dan sangat cepat. Kombinasi antara kecepatan, kepribadian, dan kemampuan untuk mengendalikan emosi merupakan kombinasi bumbu yang baik,” sambung bos Mercedes itu.
“Saya tahu bahwa banyak pembalap lain yang memiliki singa di dalamnya, seperti yang dia miliki, akan bereaksi dengan cara yang jauh lebih kontroversial seperti marah dan menunjukkannya kepada semua orang soal tempat ketiga (di F1 GP Bahrain 2019). Anda tidak melihat itu dari Charles (Leclerc),” pungkasnya.
(Andika Pratama)