NOALE – Direktur Perlombaan Aprilia Gresini, Massimo Rivola, tak sabar mengetahui keputusan Direkrut Teknis MotoGP soal ilegal atau tidaknya perangkat aerodinamis anyar yang terpasang pada motor Ducati. Keputusan rencananya bakal diumumkan pada Senin (25/3/2019) atau Selasa 26 Maret 2019.
Ducati kini memang tengah mendapat sorotan lebih dari publik lantaran dianggap menggunakan perangkat ilegal yang menyerupai winglet di bagian ban belakang motor. Penggunaan perangkat ilegal ini pun mendapat protes keras dari empat tim, yakni Honda, Aprilia, KTM, serta Suzuki di MotoGP Qatar 2019.
Mendapati situasi ini, pihak penyelenggara MotoGP tentu saja tak tinggal diam. Mereka melakukan peninjauan secara serius untuk mengetahui apakah perangkat tersebut termasuk kategori ilegal atau tidak. Pengumuman hasil penyelidikan pun rencananya dilakukan pada hari ini atau esok hari.
BACA JUGA: Rivola Tegaskan Tujuan Protes Aprilia Bukan untuk Anulir Kemenangan Dovizioso
Rivola yang timnya juga mengajukan protes pun menantikan hasil penyelidikan tersebut. Sebab, baginya, hasil ini penting untuk mengetahui sejauh mana batas peraturan di ajang MotoGP. Tetapi, Rivola sendiri tak yakin perangkat yang digunakan Ducati bakal dianggap ilegal.
"Kami akan menunggu keputusan pada Senin atau Selasa. Tapi jujur, saya pikir penambahan itu bisa saja tetap. Tetapi, saya bertanya pada diri sendiri, 'Di mana batasnya?' Saya ingin menghindari peningkatan penemuan, bahkan jika itu baik untuk mengeksplorasi batas peraturan. Saya ingin membunyikan bel alarm, saya harap Anda mengerti itu," ujar Rivola, sebagaimana dikutip dari Speedweek, Senin (25/3/2019).
(Djanti Virantika)