Kondisi tersebut sudah lebih dari cukup untuk membuat Khabib mengecapnya sebagai bagian dari pornografi. Sikap perlawanan Khabib itu pun mendapat dukungan dari Pemerintah Kota Dagestan, termasuk dari Kementerian Kebudayaan setempat, serta Kementerian Kebijakan Nasional.
“Saran saya kepada pimpinan Dagestan, mengatur penyelidikan, dan penyelenggara menerima hukuman sesuai dengan hukum dan meminta maaf kepada orang-orang, dan di masa depan untuk ini tidak pernah diulang, bahwa peristiwa jenis ini dikendalikan pada tingkat menteri dan pemimpin Republik," ujar Khabib, menukil dari Bloody Elbow, Minggu (3/3/2019).
(Fetra Hariandja)