“Saya adalah orang yang sangat optimis. Tetapi, saya juga menjadi rendah hati di beberapa pekan atau bulan sebelum Valencia. Kami tidak bisa tampil di seri pamungkas dengan kondisi semuanya belum berjalan sesuai rencana di setiap pekannya, tetapi gelaran tiba-tiba sudah masuk ke seri terakhir di Valencia. Kami tidak memiliki modal untuk melakukan perubahan,” ujar Beirer, sebagaimana dikutip dari Speedweek, Senin (21/1/2019).
“Pol mengalami cedera serius di Brno. Sesuatu terjadi di tubuh dan kepalanya selama beberapa pekan. Dia tidak pernah benar-benar beristirahat, dia selalu lelah. Kami hanya bertarung dengan hal-hal yang seharusnya tidak dimiliki oleh pembalap MotoGP di level ini. Anehnya, Pol tampil apik di Valencia. Di lap pertama, ia terlihat bersenang-senang. Dia duduk relatif santai di atas motor dan membiarkan motor berjalan. Tetapi, kondisinya perlahan berubah hingga hasilnya begitu manis,” tukasnya.
(Djanti Virantika)