“Dia masih sangat muda dan sedang banyak belajar. Meski begitu, dia punya kecepatan alami dan sangat percaya diri ketika segalanya berjalan baik. Dia harus bisa melakukan sesuatu jika setelan motor dirasa kurang cocok,” tutur Wayne Rainey, dilansir dari Motorsport, Jumat (18/1/2019).
“Ini adalah kelebihan Rossi. Walau motornya tidak bagus, dia masih bisa memberi perbedaan. Justru di sini titik lemah Maverick. Akan tetapi, saya yakin dia sedang melakukan perbaikan. Dia (Vinales) harus mulai sering mengalahkan Rossi di setiap balapan,” imbuh pria berusia 58 tahun itu.
Hasil akhir MotoGP 2018 memang sangat mengecewakan bagi duo Yamaha tersebut. Apalagi, pabrikan asal Iwata, Jepang, itu hanya mampu meraih satu kali kemenangan di MotoGP Australia 2018 lewat Maverick Vinales. Sedangkan Valentino Rossi tidak pernah naik podium utama sepanjang musim lalu.
(Fetra Hariandja)