LESMO – Pengamat MotoGP, Carlo Pernat, mengomentari duet pembalap Yamaha dan Honda di ajang MotoGP 2019. Menurutnya, duet yang tersaji di tim Movistar Yamaha, Valentino Rossi dan Maverick Vinales, akan berbeda dengan Repsol Honda, Marc Marquez dan Jorge Lorenzo.
Hal ini terjadi karena adanya tekanan yang lebih besar di Yamaha. Duet Rossi dan Vinales telah menimbulkan tantangan tersendiri di tim. Rossi yang begitu melegenda di dunia balap motor dituntut untuk mempertahankan eksistensinya dengan terus meraih hasil yang manis.
Sementara itu, rekan setimnya, Vinales, terus tertekan dengan ketenaran Rossi. Kondisi ini pun memaksa pembalap asal Spanyol itu untuk terus melakukan gebrakan besar agar namanya bisa tak kalah mentereng dari The Doctor –julukan Rossi.
BACA JUGA: Rossi Akui Mentalnya di Lintasan Tak Sekuat Ketika Masih Muda
Menurut Pernat, kondisi ini berbeda dengan yang terjadi di Repsol Honda. Meski kerja sama belum mulai terjalin antara Marquez dan Lorenzo, ia tetap yakin tekanan besar tidak akan terdapat di tim tersebut. Marquez dan Lorenzo diyakini akan dengan mudah menjalin kerja sama dengan baik.
"Mungkin, ada tantangan antara Rossi dan Vinales. Tetapi, duetnya sangat berbeda dari yang ada di Honda dengan Marquez dan Lorenzo. Di satu sisi, ada Rossi yang merupakan pembalap sangat karismatik, dan di sisi lain ada Vinales yang menderita karena tekanan yang diberikan rekan satu timnya. Bagi saya, Valentino (Rossi) telah memenangkan tantangan yang tercipta dengan Vinales,” ujar Pernat, sebagaimana dikutip dari Paddock GP, Kamis (17/1/2019).
(Djanti Virantika)