BOLOGNA – Selama ini motor balap Ducati, Desmosedici, dikenal sebagai motor hanya andal melaju di lintasan lurus. Akan tetapi dalam dua musim terakhir, Desmosedici telah mengalami banyak perkembangan, di mana mereka mampu bersaing di lintasan yang biasanya bukan menjadi andalan. Kendati begitu, pembalap Ducati, Andrea Dovizioso, menilai kalau Desmosedici masih belum sempurna.
Dovizioso memang tidak menampik kalau Desmosedici sudah banyak berubah. Buktinya, ia pun mampu bersaing dengan pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, dalam memperebutkan gelar juara dunia di dua musim terakhir ini. Meski demikian, Dovi merasa kalau timnya harus melakukan pengembangan lebih jauh lagi untuk bisa terus kompetitif.
(Baca juga: Lorenzo dan Marquez Satu Tim, Dovizioso Nilai Akan Ada Ketegangan)
Dovizioso mencontohkan bahwa Ducati belum bisa meraih kemenangan di Aragon. Hal itu menandakan bahwa Desmosedici masih memiliki sejumlah masalah yang harus segera diperbaiki. Ducati sejatinya masih punya waktu sekitar dua bulan lagi untuk menyiapkan motor mereka sebelum musim kompetisi MotoGP 2019 dimulai.
“Setelah di sejumlah kesempatan tidak meraih poin, kami bekerja dengan cara yang berbeda karena menurut saya itu tidak cukup baik. Kami memiliki terlalu banyak tanda tanya tentang hal-hal teknis. Kami memutuskan untuk pergi satu arah dan itu membuahkan hasil,” ungkap Dovizioso, menyadur dari Bike Sport News, Selasa (1/1/2019).
“Sekarang kami adalah salah satu perpaduan terbaik antara pembalap dengan motor. Kami memiliki beberapa karakteristik yang sangat baik - lebih baik daripada para rival – tetapi di beberapa bagian kami masih lebih buruk. Kami tidak bisa menang di Aragon, yang mengkonfirmasi bahwa kami masih memiliki beberapa masalah. Jelas sudah apa yang harus kami perbaiki,” tukas Dovizioso.
(Fetra Hariandja)