BURIRAM – Pembalap Ducati Corse, Andrea Dovizioso, mengharapkan sesuatu di luar prediksi akan terjadi di MotoGP Thailand 2018. Sebab, semua pembalap masih buta akan kondisi Sirkuit Buriram meski pernah menjalani tes pramusim resmi di trek tersebut pada Februari lalu.
Pada uji coba tersebut, Dovizioso hanya mampu finis di posisi tujuh. Namun, selisih waktunya hanya 0,4 detik dengan para pembalap yang finis di atasnya. Karena itu, pembalap asal Italia tersebut merasa cukup nyaman dengan setelan untuk waktu satu putaran maupun balapan.
(Baca juga: Harapan Besar Vinales Jelang MotoGP Thailand 2018)
Bagi pembalap berusia 32 tahun itu, Sirkuit Buriram terasa sangat aneh karena tidak ada pembalap yang pernah mengaspal di sana. Secara khusus, Dovi menyoroti kemungkinan cuaca yang lebih panas dibandingkan Malaysia.
“Trek Buriram sangat aneh dan kami belum pernah membalap di sana dan akan menjadi pengalaman yang benar-benar baru bagi semua orang. Saat tes Februari lalu kami tidak terlalu buruk. Sekarang kami pikir Ducati lebih kompetitif daripada awal musim,” ujar Dovizioso, dilansir dari Crash, Kamis (4/10/2018).
“Kami masih harus melihat seperti apa kondisinya karena mungkin saja cuaca akan lebih panas dari Malaysia. Situasi tersebut tentu akan memengaruhi balapan. Tetapi, kita akan memasuki musim penghujan di mana segalanya bisa saja terjadi,” imbuh pembalap asal Forlimpopoli tersebut.
Dovizioso saat ini menduduki posisi dua klasemen sementara pembalap MotoGP dengan koleksi 174 angka. Selisih 72 angka dengan Marc Marquez di posisi teratas secara tidak langsung menyiratkan harapannya meraih gelar juara dunia musim ini hampir pasti tertutup dengan sisa lima balapan lagi.
(Fetra Hariandja)