LESMO – Hasil kurang memuaskan harus didapatkan para pembalap Yamaha sepanjang musim 2018 ini. Managing Director Yamaha, Lin Jarvis, pun mengakui bahwa timnya tengah berada dalam krisis saat ini.
Jarvis menyebut bahwa krisis yang tengah menimpa Yamaha terjadi lantaran motor mereka yang tak kunjung kompetitif. Dengan kondisi ini, para pembalap pun tak mampu untuk bersaing secara ketat dengan rivalnya untuk merebut kemenangan ataupun podium di setiap seri MotoGP 2018.
Kondisi ini tentu saja sangat disayangkan oleh Jarvis. Sebab, masalah ini telah berdampak buruk terhadap torehan yang diraih tim di ajang MotoGP 2018. Kini, dua rider tim utama mereka, yakni Valentino Rossi dan Maverick Vinales, pun posisinya terus tergusur di klasemen sementara pembalap MotoGP 2018. Rossi kini tengah berada di posisi ketiga, sementara Vinales bertengger di tempat kelima.
BACA JUGA: Lupakan Aragon, Vinales Alihkan Fokus untuk MotoGP Thailand 2018
Jarvis kini hanya berharap krisis yang dihadapi Yamaha ini dapat segera berakhir. Sebab, mereka harus terus bersaing dengan pabrikan lainnya pada musim-musim selanjutnya. Karena itu, ia berharap para pembalapnya bisa segera kembali ke jalur kemenangan.
“Kami berada dalam krisis. Menatap 2019, kami melakukan tes di Aragon untuk menguji mesin baru. Sulit untuk mengatakan kapan motor baru akan tiba, tetapi tes berikutnya akan dilakukan setelah balapan di Valencia,” ujar Jarvis, sebagaimana dikutip dari Tuttomotoriweb, Rabu (3/10/2018).
(Djanti Virantika)