“Pada lap kedua saya di sesi kualifikasi, saya mencoba mendorong motor hingga titik maksimum. Saya berusaha untuk mencatatkan waktu terbaik di menit-menit akhir. Tapi itu justru berdampak terlalu keras hingga saya kehilangan daya cengkram pada ban depan motor,” jujar Marquez menukil dari laman resmi Repsol Honda, Minggu (9/9/2018).
“Saya bergegas kembali ke garasi dengan cepat sehingga ketika saya melompat ke sepeda saya menyadari bahwa saya memiliki sesuatu di mata saya, dan kemudian saya kehilangan sedikit konsentrasi. Saya melakukan beberapa kesalahan dan hasil akhir membuktikan jika saya tidak terlalu cepat. Saya bahkan tidak bisa menaklukkan lap akhir dengan sempurna, meski memiliki motivasi besar untuk itu,” pungkasnya.
(Fetra Hariandja)