KUALA LUMPUR – CEO Sepang International Circuit (SIC), Razlan Razali, mengaku sempat kecewa karena gagal membawa Dani Pedrosa (Repsol Honda) untuk menjadi salah satu pembalap tim satelit Yamah pada gelaran MotoGP 2018. Seperti diketahui, Yamaha tak lagi bekerja sama dengan Tech 3 sebagai tim satelit mereka yang telah memutuskan untuk bergabung dengan KTM pada musim depan.
Tim balap asal Malaysia, Sepang International Circuit Racing Team (SIC), pun hadir untuk bergabung di MotoGP 2019 sebagai tim satelit Yamaha. Mereka mengambil alih posisi tim satelti Ducati yakni Angel Nieto untuk masuk dalam daftar sebagai tim yang akan berkompetisi di MotoGP 2019.
BACA JUGA: Tim Satelit Yamaha Sempat Berusaha Gaet Pedrosa sebagai Pembalap Utama di MotoGP 2019
“Secara pribadi, saya belum berbicara dengan pembalap karena semua masih dalam persiapan. Kami belum berbicara dengan siapa pun, mereka datang kepada kami untuk cerita mereka. Kami hanya berbicara, sisanya adalah apa yang dipikirkan orang lain atau apa yang mereka rasakan, jadi tidak ada yang dikonfirmasi,” ujar Razlan Razali seperti dilansir dari Marca, Kamis (30/8/2018).
“Kami tidak bisa memaksanya, awalnya kami ingin pembalap top berada di paddock. Sayangnya itu tidak bisa, karena secara fisik dan mental belum siap untuk ini, kami tidak bisa berbuat apa-apa. Dari hasil ini jelas ada juga yang kecewa, tetapi kami telah berubah dan memutuskan untuk mendukung pembalap muda dan berbakat. Jadi pilihan kami berikutnya adalah Fabio Quartararo, karena tidak ada pembalap MotoGP lain yang sesuai dengan yang kami inginkan. Jadi kami kecewa tetapi juga senang memiliki Fabio Quartararo,” tutup Razali.
(Fetra Hariandja)