Keputusan Jufferi Jamari untuk mundur pun bukan karena persoalan dengan Komang ataupun bahkan dengan pendukung Indonesia yang sedikit mengintimidasinya. Pilihannya untuk mundur murni karena kecewa dengan cara kinerja wasit yang dianggap berat sebelah.
Saya tidak nyaman dengan wasit, Komang tak salah, tetapi yang salah itu wasit. Para pendukung untuk mendukung negara mereka. Mereka tak salah,” ucap Jufferi Jamari di Padepokan Pencak Silat, Taman Mini Indonesia Indah, Senin (27/8/2018).
“Saya tak terima dengan wasit. Saya merasa tak dihormati. Saya harap ke depannya wasit tidak memihak,” pungkasnya.
(Ramdani Bur)