BOLOGNA - Pembalap Tim Ducati, Jorge Lorenzo, mengatakan teknologi aerodinamis Ducati pada MotoGP 2018 ini terlalu bermasalah untuk digunakan. Lorenzo berharap ada pembaruan pada teknologi aerodinamis sebelum melakoni balapan seri ketiga di Sirkuit Austin, Amerika Serikat pada Senin 23 April 2018 dini hari WIB.
Hasil di balapan Argentina pada seri kedua menunjukkan, pembalap berjuluk X-Fuera itu kesulitan mengendalikan kuda besi miliknya. Alhasil, Lorenzo hanya mampu finis di posisi ke-15 pada balapan yang digelar di Sirkuit Termas de Rio Hondo.
Juara dunia MotoGP tiga kali itu juga mengatakan, sistem aerodinamis yang telah diperbarui dan diuji tes di Sirkuit Internasional Buriram, Thailand pada Februari 2018 masih jauh dari sempurna. Mendengar keluhan dari pembalapnya, manajer Tim Ducati Davide Tardozzi mengatakan akan melakukan sesuatu untuk membuat pembalap mereka tampil lebih baik.
BACA JUGA: Kembali Berurusan dengan Rossi, Marquez Dapat Serangan dari Segala Arah
"Kami akan mencoba melakukan sesuatu untuk balapan di Austin. Kami tidak yakin, tetapi kami akan mencoba. Kami ingin memenuhi permintaan pembalap,” kata Tardozzi mengutip dari Crash, Rabu (11/4/2018).
"Tim akan mencoba untuk memodifikasi sesuatu pada motor kami agar sesuai dengan pembalap. Terutama Jorge (Lorenzo) yang merasakan kurang pas di bagian depan motor," lanjut pria asal Italia itu.
Lorenzo mengatakan kecewa dengan hasil yang ia raih di Argentina. Mantan pembalap Tim Movistar Yamaha itu mengeluhkan masalah aerodinamis motor yang menyulitkannya berjuang untuk memperebutkan posisi terdepan.