“Namun, pada tahun lalu, dia bilang kami bisa mencapai 10 besar. Awalnya kami tidak memercayainya, karena kami tertinggal jauh. Siapa sangka, jelang akhir musim, saya dapat tampil luar biasa dan memiliki motivasi tinggi hingga mewujudkan hal tersebut. Dalam jangka panjang, tujuan terbesar saya adalah memenangkan gelar MotoGP untuk KTM," lanjutnya.
Untuk dapat mewujudkan hal tersebut, Espargaro pun bertekad selalu memberikan penampilan yang apik di setiap seri MotoGP 2018. Pembalap asal Spanyol itu pun berharap bisa mendapatkan poin di setiap seri, termasuk di MotoGP Argentina.
BACA JUGA: Pol Espargaro Sambut Positif Kedatangan Tech 3 Musim Depan
Hal tersebut harus dilakukan Espargaro demi mewujudkan impian timnya menempati posisi keenam pada klasemen akhir tim. Selain itu, penampilan yang apik juga harus ditunjukkan Espargaro demi membayar penampilan buruknya di MotoGP Qatar 2018.
Pada seri sebelumnya, pembalap berusia 26 tahun itu tidak dapat meraih satu pun poin karena tak menyelesaikan balapan hingga akhir. Gangguan elektronik pada motor menjadi alasan Espargaro harus mengakhiri balapannya di Sirkuit Losail, Qatar.
(Ramdani Bur)