STTUGART – Pembalap Mercedes, Lewis Hamilton, saat ini hanya mengamankan juara Formula One (F1) keempatnya pada 2017 dengan unggul 58 poin di atas rekan setimnya, Valtteri Bottas. Bottas yang memulai debut pertama di Mercedes menempati posisi ketiga dalam klasemen akhir pembalap pada F1 2017.
Namun, Wolff memberi tekanan kepada pembalap asal Finlandia itu agar bisa menyamai gelar juara dunia dari Hamilton. Bottas pun terinspirasi dari Nico Rosberg yang mampu mengalahkan Baby schumi –julukan Hamilton– dan menjadi juara dunia F1 2016. Ia mengaku hal itu merupakan kesempatan besar untuk mengalahkan Hamilton. Sebab, keduanya dibekali mobil yang sama dan mereka tim terbaik di F1.
Baca juga: Massa: Mercedes Prioritaskan Hamilton di F1 2018
Pada musim 2016 Hamilton sempat kalah dari Nico Rosberg dalam perebutan gelar Juara Dunia F1. Hubungan keduanya memburuk sepanjang musim karena bersaing dalam perebutan titel F1 itu. Mereka sudah beberapa kali terlibat perseteruan pada musim 2015 seperti di China, Jepang, dan Amerika Serikat.
Tetapi kejadian itu tidak serupa untuk Bottas sebagai rekan satu tim pembalap berusia 32 tahun itu. Mereka bersaing secara adil, konsisten, serta tidak saling menjatuhkan satu sama lain. Keduanya memulai Musim F1 2018 di Grand Prix (GP) Australia pada 23 Maret 2018 yang berlangsung di Sirkuit Melbourne, Australia.