“Mungkin (persaingan itu) sama dengan persaingan yang terjadi di antara Vale dan Jorge. Ketika dua pengendara yang sangat cepat berada dalam satu tim yang sama, suasana hati selalu tegang karena mengejar tujuan yang sama. Semuanya akan baik-baik saja diantara kami,” ujar gardner, mengutip dari Tuttomotoriweb, Selasa (26/12/2017).
“Selalu ada rasa hormat yang besar diantara semua ketegangan ini tapi berkali-kali mereka juga dipanasi oleh media. Saya benci segalanya, semuanya digunakan untuk menyalakan api di antara kami. Mick tiba dalam olahraga ini sebagai rekan saya,” tambahnya.
(Baca juga: Jorge Lorenzo Ingin Wujudkan Jadi Juara Dunia MotoGP Bersama Ducati)
Terlepas dari persaingan Gardner dan Doohan, agaknya persaingan antara Rossi dan Lorenzo memang telah mereda. Kabarnya hal itu terjadi setelah X-Fuera –julukan Lorenzo– pindah ke pabrikan motor asal Italia, Ducati Corse.
Tapi memang keduanya tak lagi tertangkap dalam persaingan yang sengit untuk memperjuangkan kemenangan di 18 seri di MotoGP 2018. Maklum saja penampilan Lorenzo terbilang cukup buruk di musim ini.
(Fetra Hariandja)