Pasalnya, pembalap yang memiliki darah Brasil tersebut memang mengaku memang tak menargetkan jadi pembalap tercepat di sesi tersebut bersama Tim Marc VDS Honda.
Baca Juga: Ketimbang Moto2, Franco Morbidelli: Motor MotoGP Lebih Sulit
“Kami berhasil memperbaiki catatan waktu, tapi yang paling penting adalah ritmenya. Kami fokus pada ban medium, lalu mencoba ban lunak pada akhir sesi dan catatan saya lebih baik,” ucap Morbidelli, seperti disadur dari MCN News, Senin (27/11/2017).
“Memang segalanya lebih sulit, jadi saya harus beradaptasi pada semua detail dan aspek motor dan gaya balap. Limitnya lebih jauh, jadi saya memang harus mencarinya secara perlahan,” tuntas pembalap berusia 22 tahun tersebut.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)