HAMAMATSU – Penampilan dua pembalap Tim Suzuki Ecstar, Andrea Iannone dan Alex Rins, memang belum bisa membanggakan hingga menjelang akhir musim ini. Iannone hanya menempati urutan ke-15 dengan 60 poin.
Sementara Rins ada dua tingkat di bawah Iannone yakni di posisi 17 dengan 46 poin. Dengan demikian, Bos Suzuki Ecstar, Davide Brivio, mengungkapkan alasan kedua pembalap tak bisa masuk ke posisi 10 besar di klasemen pembalap sementara.
(Baca juga: Valentino Rossi dan Vinales Tampil Gemilang di MotoGP 2017, Poncharal: Mereka Gunakan Motor yang Sesuai)
Menurut Brivio, timnya melakukan kesalahan yang sempat dianggap akan menjadi solusi pada masalah motornya di musim sebelumnya. Sayangnya pemilihan mesin ini tak bisa membuat solusi dan hanya menimbulkan masalah baru.
Menurut Brivio, spesfikasi motor musim ini dibuat untuk meminimalisasi kurang seimbangnya di tikungan. Setelah melakukan penyesuaian, Iannone mengaku nyaman dengan setelan baru motornya saat post test di Sirkuit Jerez, Spanyol dan Sirkuit Sepang, Malaysia.
(Baca juga: Debut di MotoGP 2018, Takaaki Nakagami Pasrah soal Motor yang Akan Dipakai)
“Kami membawa mesin ini ke Jerez pada bulan November tahun lalu dan kami menguji. Andrea menyukainya. Kami kembali mengonfirmasikannya lagi di Sepang pada Februari. Dia menyukainya. Seperti membantu di bagian traksi,” ujar Brivio, mengutip dari Crash, Sabtu (4/11/2017).
“Tapi musim ini, kami menyadari bahwa mesin ini menciptakan masalah baru di daerah lain. Pada dasarnya kami tidak mendapatkan manfaat dari perbaikan ini. Hal ini menimbulkan masalah di trek di mana pengereman semakin tidak baik. Ini adalah salah satu masalah yang kami hadapi tahun ini,” pungkasnya.
(Fetra Hariandja)