SELANGOR – Pembalap Tim Aspar Ducati, Karel Abraham, masih belum bisa melupakan hasil balapan di seri ke-16 MotoGP 2017 di Sirkuit Phillip Island, Australia, pada Minggu 22 Oktober 2017 siang WIB.
Dengan menempati urutan ke-14, Abraham mengaku sangat senang. Namun saat jalannya balapan, pembalap asal Republik Ceko itu sempat berharap ada pembalap yang jatuh di depannya, sehingga posisinya bisa naik secara otomatis.
(Baca juga: Marquez Menggila di Australia, Pernat: Juara MotoGP 2017 Sudah Bisa Diketahui dari Sekarang!)
Menempati urutan ke-14 di akhir balapan yang dilangsungkan di sirkuit dengan panjang 4,4 km itu, Abraham berhak mengoleksi dua poin tambahan. Namun, di klasemen sementara MotoGP 2017, posisinya masih berada di urutan ke-19 dengan koleksi 30 angka.
“Saya senang dengan hasil ini di Phillip Island. Hasil ini sangat penting bagi tim saya. Karena dengan hasil ini saya bisa mendapatkan poin dan itu hasil yang sangat baik. Padahal di tengah balapan, saya sempat mengharapkan sesuatu terjadi,” ujar Abraham, mengutip dari Speedweek, Selasa (24/10/2017).
“Salah satunya dengan melihat lawan di depan saya jatuh. Tapi sejujurnya saya tidak mengharapkan hal itu, jika itu terjadi posisi saya bisa lebih baik dari saat ini,” lanjutnya.
(Baca juga: Tonton Keseruan GP Australia, Pernat: Zarco Berhasil Membuat Para Rider Kawakan Kewalahan)
Sebelum mengamankan posisi 14, nyatanya Abraham mendapatkan perlawanan dari salah satu salah satu pembalap kuat di MotoGP yakni Jorge Lorenzo (Ducati Corse). Namun, Lorenzo harus menyerah untuk menyalip Abraham dan mengamankan posisi 15.
(Fetra Hariandja)