PHILLIP ISLAND – Pembalap andalan Tim Repsol Honda, Marc Marquez, kembali mempertajam asa dengan kemenangannya dalam gelaran Grand Prix (GP) Australia 2017. Mengaspal di Sirkuit Phillip Island, rider kawakan asal Spanyol itu tampil sebagai pemenang dengan waktu 40 menit 49,772 detik.
Menanggapi hasil itu, Pernat berani sesumbar jika Marquez merupakan calon tunggal juara MotoGP 2017. Memiliki selisih 33 poin dari Andrea Dovizioso (Tim Ducati Corse) di urutan dua klasemen, Pernat menegaskan Marquez akan menyabet titel juara.
“Rider terkuat telah menang (di Australia). Marquez berhasil mengungguli pembalap lainnya dan menunjukkan balapan yang fantastis. Marquez suka persaingan dan tidak menahan diri di Australia,” ungkap Pernat, seperti dikutip dari GP One, Selasa (24/10/2017).
“Kemudian, saat Marquez mengetahui ada hal yang berbahaya ketika balapan, ia bisa mengontrol diri. Kejuaraan sendiri sepertinya sudah selesai bagi Marquez,” tukasnnya.
Baca juga: Menang di Sirkuit Phillip Island, Marquez Ngaku Lakukan Banyak Serangan di Akhir Balapan
Merebut pole position dalam seri ke-16 itu, Marquez sendiri sempat menyerahkan posisi kepada Jack Miller (rider Australia asuhan Tim Marc VDS). Namun, Miller yang tampil dihadapan publik sendiri itu hanya ganas di awal balapan. Berikutnya, Marquez bersaing sengit dengan Johann Zarco (Tim Yamaha Tech 3) dan Valentino Rossi (Tim Movistar Yamaha) di lap pengujung.
Berlangsung pada Minggu 22 Oktober 2017 siang WIB, race selama 27 lap pun ditutup dengan kemenangan Marquez serta Rossi dan Maverick Vinales (Tim Movistar Yamaha) yang masing-masing berada di podium kedua dan ketiga.
(Fetra Hariandja)