Prestasi Tunggal Putra Indonesia Melempem, Fung Permadi: Kita Kehilangan Panutan

Reza Saputra, Jurnalis
Jum'at 08 September 2017 11:37 WIB
Fung Permadi legenda bulu tangkis Indonesia. (Reza/Okezone)
Share :

KUDUS - Salah satu legenda bulu tangkis Indonesia, Fung Permadi, menyoroti minimnya prestasi yang ditorehkan para atlet Tanah Air khususnya di sektor tunggal putra dan putri. Fung menjelaskan, saat ini Indonesia kehilangan panutan atlet-atlet muda.

"Saat ini kita kehilangan pegangan," ujar Fung singkat, di Kudus.

BACA JUGA: Setelah Juara Dunia, Victor Hartono Berharap Owi/Butet Raih Emas Asian Games 2018

Hal tersebut juga diakui oleh peraih All England 1993-1994, Hariyanto Arbi. Ia mengatakan jika dulu Indonesia memiliki sejumlah atlet hebat yang bisa menjadi panutan atlet-atlet muda Tanah Air.

Arbi sendiri sangat mengagumi sosok legenda hidup Lim Swie King. Pria kelahiran Kudus, 21 Januari 1972 itu menjelaskan King adalah sosok yang tidak ingin kalah dari siapapun dan dalam hal apa pun.

"Koh King (sapaan Lim Swi King) itu orangnya tidak mau kalah. Kalau ia tahu ada orang yang mulai latihan jam 6, dia latihan jam 4 pagi. Jadi semangat itu yang coba saya tiru dari Koh King," terang Arbi.

BACA JUGA: Anaknya Lolos ke Audisi Final Beasiswa Bulu Tangkis 2017, Ibu Ini Tak Kuasa Tahan Tangis

Seperti diketahui, dulu Indonesia memiliki sejumlah nama elite yang mampu mengharumkan nama Merah Putih di kancah internasional. Sebut King, Rudi Hartono, hingga Taufik Hidayat.

Sayangnya, Taufik menjadi nama terakhir yang mampu menyumbangkan prestasi bagi Indonesia di nomor tunggal putra. Selebihnya, Indonesia lebih banyak meraih prestasi dari nomor ganda campuran yang diwakili Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir serta ganda putra yang tengah naik daun, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon.

(Ramdani Bur)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Sports lainnya