LESMO – Dua pembalap Tim Movistar Yamaha, Valentino Rossi dan Maverick Vinales, gagal meraih podium di Grand Prix (GP) Spanyol dan Catalunya. Bahkan kedua pembalap itu tidak berhasil finis di jajaran lima besar.
Saat tampil di Sirkuit Jerez, Spanyol, Rossi menyelesaikan balapan di posisi ke-10. Sementara itu, Vinales finis lebih baik di urutan keenam.
(BACA JUGA: Kalah dari Rossi di MotoGP Belanda, Manajer Yamaha: Vinales Kecewa!)
Selanjutnya saat melintas di Sirkuit Catalunya, Spanyol, The Doctor -julukan Rossi- hanya mampu finis di posisi delapan. Sedangkan Vinales justru tercecer di tempat ke-10.
Manajer Yamaha, Wilco Zeelenberg, mengatakan kegagalan dua pembalapnya di Jerez dan Catalunya disebabkan ban yang tidak cocok dengan lintasan. Ia mengaku performa ban menjadi hal krusial pada motor YZR-M1 milik Rossi dan Vinales.
“Kesulitan ini jarang terjadi di balapan paruh pertama. Kami belum banyak berubah, tapi tiba-tiba kami dihadapkan dengan masalah ini (ban) khususnya di Jerez dan Catalunya,” ujar Zeelenberg, seperti dilansir Speedweek, Selasa (1/8/2017).
(BACA JUGA: Gagal Juarai Paruh Pertama MotoGP 2017, Zeelenberg: Tetap Bersikap Tenang, Vinales!)
“Tentu saja kami melakukan penyesuaian terhadap motornya. Kami telah mencari cara untuk pergi lagi dengan cepat. Tapi jika Anda tidak memiliki pegangan yang Anda miliki sebelumnya, Anda bisa banyak berubah, itu tidak membantu Anda lagi,” pungkasnya.
(Leonardus Selwyn)