MADRID – Pembalap Tim Avintia, Loris Baz, mengaku bahwa sejak menjalani musim kompetisi balap MotoGP 2017, dirinya selalu tidak dapat tampil maksimal. Pasalnya, sejak seri perdana MotoGP 2017 yang digelar di Qatar, pembalap Prancis itu sudah mengalami permasalahan dengan lengannya.
Permasalahan yang terjadi pada lengannya, diakui oleh Baz semakin parah pada balapan-balapan berikutnya. Pembalap 24 tahun membeberkan bahwa puncak dari rasa sakit yang dialaminya terjadi saat mentas di Mugello, Italia.
“Di Argentina, rasa sakit itu tidak begitu terasa, tapi di Jerez dan Le Mans rasa sakit mulai terasa sedikit, dan di Mugello rasa sakit itu terasa sangat kuat. Awalnya, kami pikir itu tendonitis, tapi pada akhirnya kami tahu bahwa itu adalah sindrom kompartemen,” jelas Baz, menukil dari GP Update, Kamis (6/7/2017).
Lebih lanjut, Baz menjelaskan bahwa semua pihak telah setuju dirinya harus melakukan operasi. Apalagi, kompetisi MotoGP 2017 telah memasuki jeda paruh musim. Hal itu jelas memberikan Baz waktu yang cukup panjang untuk memulihkan diri sebelum balapan berikutnya dimulai di Republik Ceko pada 6 Agustus 2017.
“Setelah berbicara pada beberapa dokter, seperti Dr. Mir atau Dr. Charte, semua orang setuju bahwa harus melakukan operasi. Saya mencari dokter spesialis dan Randy De Puniet merekomendasikan Dr Dufour kepada saya. Sekarang, saya akan menghabiskan waktu dengan pekan yang sepi dan kemudian mulai berlatih dengan motor dan di gym,” pungkas Baz.
(Fetra Hariandja)