BANGKOK – Pasangan ganda putra, Berry Angriawan/Hardianto mengaku tak tampil konsisten saat menghadapi gempuran wakil Taiwan, Lu Ching Yao/Yang Po Han di semifinal Thailand Masters 2017. Berry/Hardi takluk dari Yao/Han dalam dua set langsung 16-21 dan 17-21.
Berry mengakui permainannya sudah benar sejak awal. Namun, pada set berikutnya Berry/Hardi tak mampu mengatasi permainan Yao/Han yang bermain keras, cepat dan agresif.
“Saat set pertama kami mainnya sudah benar, tetapi sejak interval, kami terbawa permainan mereka yang kencang. Kalau sudah ikut permainan lawan, mereka semakin jadi dan membuat kami panik serta bingung,” ungkap Berry, mengutip dari laman resmi PBSI, Minggu (12/2/2017).
Sementara Hardi mengakui penampilannya tak konsisten. Sempat berhasil memperlambat tempo permainan pasangan Taiwan, namun Berry/Hardianto justru kembali mengikuti permainan cepat lawan. Bahkan pasangan Indonesia itu tak mampu menahan serangan-serangan Yao/Han.
“Kami sudah mencoba untuk mengubah permainan dengan memperlambat tempo, atur bola, membelokkan arah bola, tetapi tidak bisa konsisten. Satu dua poin bisa, tetapi terbawa lagi ke permainan lawan,” jelas Hardi.
(Fetra Hariandja)