Pencapaian gemilang Marquez tidak hanya berhenti di musim debutnya. Di musim keduanya, The Baby Alien tampil semakin menjadi. Betapa tidak, kakak kandung dari pembalap Moto2, Alex Marquez, tersebut mampu mencatatkan 10 seri kemenangan beruntun sejak awal musim 2014.
Tak heran, di akhir musim 2014 gelar juara kembali menjadi miliknya. Marquez pun kembali mencatatkan sejarah dengan masuk menjadi pembalap muda yang mampu menjadi juara dunia di dua musim awal dalam kariernya bertarung di MotoGP.
Sayang, gelar juara dunia gagal dipertahakannya pada musim 2015. Adanya masalah pada mesin motor Honda membuat Marquez beberapa kali sial, hingga membuatnya terjatuh dan gagal finis. Alhasil, rekan setim Dani Pedrosa itu harus puas finis di posisi tiga.
Pada musim 2016, Marquez diyakini bisa kembali menunjukkan taringnya. Rasa lapar akan gelar juara pada dirinya diperkirakan akan meningkat berkali-kali lipat musim ini. Pembalap yang dikenal dengan gaya membalap agresif itu diyakini akan siap mengeluarkan seluruh kemampuan untuk membayar kekecewaannya musim lalu.
Marquez, yang pada Rabu 17 Februari menginjak usia 23 tahun, dipercaya akan menatap kompetisi MotoGP musim ini dengan semakin matang. Dengan bertambahnya usia, pengalaman The Baby Alien pun diyakini akan kembali membawanya meraih gelar juara dunia.
(Zanel Farha Wilda)