Aleix: Mestinya Bisa Naik Podium

Randy Wirayudha, Jurnalis
Rabu 02 April 2014 09:29 WIB
Aleix Espargaro (Foto: MotoGP.com)
Share :

AGNO – Aleix Espargaró mengaku punya kesempatan bagus untuk bisa naik ke tangga podium bersama Marc Márquez dan Valentino Rossi untuk kali pertama pada GP Qatar lalu, andai sebelumnya tak terjadi dua kali kecelakaan di sesi kualifikasi.
 
Semua bermula dari rasa gugup Kakak kandung rider Yamaha Tech3, Pol Espargaró itu saat punya kecepatan mumpuni untuk bisa merebut pole-position di kualifikasi. Tapi kecelakaan itu membuatnya harus menggunakan motor baru yang belum bisa di-setel dengan nyaman pada sesi balapan.
 
“Sebenarnya saya senang dengan awal-awal sesi di mana saya memimpin dua sesi latihan pertama dan mampu mempertahankan ritme positif sepanjang pekan. Mungkin karena gugup, saya membuat dua kesalahan besar di kualifikasi,” beber Aleix.
 
“Saya pun harus memulai balapan di belakang pada hari Minggu dan yang paling buruk, saya menghancurkan dua motor saya. Saya pun harus membalap dengan motor yang baru dibangun dan rasanya sangat tidak nyaman,” imbuhnya, seperti dinukil Crash, Rabu (2/4/2014).
 
Meski harus start di urutan kesembilan, namun joki NGM Forward Racing yang menunggangi mesin pasokan Yamaha YZR-M1 (kelas terbuka) ini mampu melewati lawan-lawan di depannya kendati cedera kaki sempat mengusik.
 
Ditambah, Aleix sempat stuck di antara Andrea Dovizioso dan Cal Crutchlow dan membuatnya kehabisan waktu menyusul tiga pembalap terdepan, Márquez, Rossi dan Dani Pedrosa. Pada akhirnya, Aleix mampu mengasapi duo Ducati dan finis keempat, tepat di belakang Pedrosa yang mengklaim podium tiga.
 
“Saya mampu menenangkan diri untuk finis keempat dan meraih 13 poin. Pastinya hasil akan sangat lebih baik jika (podium) saya tak membuat dua kesalahan di kualifikasi. Saya merasa mampu bertarung dengan mereka (pembalap terdepan) jika saya bisa start di grid yang lebih baik,” tambah Aleix.
 
“Selama balapan, kecepatan saya sama dengan Marc dan Valentino, tapi saya tertahan di antara pembalap Ducati dan kehilangan 10-15 km/jam dari mereka di lintasan lurus. Sangat disayangkan saya melakukan kesalahan pada hari Sabtu dan saya pun membayarnya. Kami akan berusaha lebih keras lagi di Texas (GP Americas, 24 Maret) mendatang,” tuntasnya.

(Randy Wirayudha)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Sports lainnya