JAKARTA - Mantan pelatih pelatnas bulutangkis Sigit Pamungkas melayangkan penilaian pada Markis Kido/Hendra Setiawan. Menurutnya, prestasi pasangan ganda putra andalan Indonesia sepanjang tahun ini keluar dari jalur.
Ya, selama 2010, Markis/Hendra tercatat hanya meraih gelar juara Malaysia Open (Juli) dan menggondol medali emas di Asian Games (November). Pasangan yang mengamankan medali emas di Olimpiade 2008 kandas di final Thomas Cup (Mei) dan terakhir, mereka gagal menyabet juara di Hong Kong Open, Minggu (12/12/2010) lalu.
Kendati bukan sebagai pelatih, Sigit menilai program latihan Markis/Hendra, yang sudah keluar dari pelatnas, sepanjang tahun ini tidak terencana hingga berpengaruh pada prestasi yang mereka torehkan.
“Ya, waktu Asian Games lalu, saya bilang ke mereka: ‘tahun ini prestasi kalian ngawur’. Tapi maksud saya, ngawur itu masih dalam arti positif,” cetus Sigit, saat dihubungi okezone, Selasa (14/12/2010).
“Walaupun tidak melatih, saya tetap memantau mereka. Latihan mereka kemarin tidak terencana, paling sehari hanya sekali,” beber pelatih yang menggiring Markis/Hendra meraih emas di Olimpiade 2008, seraya menyesalkan partsipasi mereka di kompetisi kurang bergengsi.
Tak disangka, kritikan tersebut berujung manis. Sigit memutuskan keluar sebagai pelatih pelatnas dan sepakat bereuni dengan Markis/Hendra, mulai awal Januari 2011. Kini, sederet program dan target sudah dalam genggaman.
“Karena terikat sponsor, mereka tidak mungkin kembali ke pelatnas. Makanya, saya yang memutuskan keluar dari Cipayung. Kami sudah punya tiga program utama untuk tahun depan, yakni mengikuti All England, Kejuaraan Dunia dan SEA Games,” paparnya.
“Saya juga sudah bicara dengan pihak sponsor mengenai program tersebut. Paling tidak, mereka hanya diizinkan mengikuti eksebisi di akhir pekan,” tegas Sigit, yang menargetkan Markis/Hendra menggondol medali emas di pesta olahraga ASEAN ke-26, Desember 2011 mendatang.
(Muhayati Faridatun)